SIAPKAH ANDA ?

APA YANG DI LAKUKAN SEBELUM USIA 30?

1. Sudah Mandiri akan keuangan (Financial) 

Siapapun anda, percayalah Usia 20an sangat menentukan jalan hidup seseorang.  Ada beberapa kaum muda yang sudah punya penghasilan sendiri ataupun usaha sendiri. Jika Anda saat ini Anda sudah memiliki penghasilan karena bekerja, sudah saatnya berencana untuk memiliki penghasilan tanpa harus bekerja, hal ini yang disebut dengan pasif income. Pasif income sangat berguna untuk masa pensiun Anda. Bagaimana tentang membuat pasif Income nantikan distulisan berikutnnya J
2. Good Money Habbit
Dapat mengelola Keuangan dengan baik, memenuhi kebutuhan dan keinginannya sendiri. misal untuk membeli kendaraan, jalan-jalan, hobi ataupun liburan. Saya termasuk orang yang sangat menyesal karena waktu pertama kali saya bekerja dan memiliki penghasilan rutin, belum banyak guideline ataupun panduan bagaimana mengelola penghasilan dengan benar dan terarah. Ternyata bukan saja cara mencari nafkah saja yang penting, namun cara bagaimana membelanjakannya juga SANGAT PENTING.
Mengapa mengelola keuangan yang benar dan terarah menjadi sangat penting
Yaa, jelas sangat penting. Bagi saya, saya ingin dari penghasilan yang saya terima saat ini, masih bisa menikmati hidup tanpa harus khawatir kebutuhan masa depan, seperti : liburan, pembelian properti, dana pendidikan anak, dan dana pensiun.

Salah satu syarat bagaimana mengelola keuangan yang baik adalah cek kesehatan keuangan Anda terlebih dahulu. Financial Chek Up.Cek esehatan keuangan adalah panduan untuk dapat mengelola keuangan agar lebih benar dan terarah. Nantikan di tulisan berikutnya yaa Muehehee..
3. Punya tabungan dan dana darurat sendiri
Pernah gak sih merasa udah kerja sekian lama, bahkan sampai belasan tahun, tapi koq rasanya gak pernah bisa punya tabungan dan deposito yang cukup? Mungkin anda butuh tulisan saya berikutnya.. ditunggunyaa.. 

Nah mumpung masih muda, yuk udah mulai menabung, inget ya prinsip menabung adalah MENYISIHKAN DI AWAL, BUKAN MENYISAKAN DI AKHIR. Karena kalo prinsipnya menyisakan di akhir, iya kalo ada sisa, kalo gak ada sisa akhirnya kita gak nabung. dan jangan heran kalo tabungan sewaktu-waktu bisa saja ludes dan tak bersisa diambil untuk keperluan yang kadang tidak kita butuhkan, hehe….  :)   ayo ngaku.. bener kan?
Itulah adanya profesi perencana keuangan, tugas perencana keuangan. Tugas perencana keuangan selain memandu pengelolaan klien, juga mengawasi langkah-langkah keuangan yang telah direkomendasikan apa sudah on the track atau tidak. Sebenarnya kita bisa saja mengelola keuangan kita sendiri, tapi tanpa niat yang kuat dan tindakan yang tepat bukan tidak mungkin kita menjadi salah dalam pengelolaan dan gagal mencapai impian kita.
4 Punya Properti Sendiri
Sadar nggak sih, kalo liat harga rumah saat ini sudah mahal-mahal? Katanya kalo mau beli properti kalo gak dipaksain beli sekarang, ya gak mungkin kebelilah… Kalo mesti nabung dulu dengan bunga 2% per tahun, waduh mau tunggu berapa tahun biar kebeli, kayanya malah gak mungkin kebeli. 
5. Punya Investasi di Pasar Modal
Ini yang menjadi penyesalan beberapa orang, termasuk saya, sedari bangku SMA kita sudah diajarkan tentang saham. Ketika kuliah pun juga sudah diajarkan tentang saham dan reksadana. Terkagantung jurusannya juga siihh...
Kebanyakan para sarjana tidak pernah membantu kehidupan mereka sendiri dengan produk-produk yang ada di pasar modal atau jurusan mereka.
6 Mulai Membuat Dana Pensiun
Banyak yang berpikir masih muda buat apa mikirin pensiun toh masih lama, masih banyak waktu untuk memikirkannya nanti. Kasian orang yang berpikiran seperti ini.
Percaya atau tidak, karena kita tidak pernah memulainya dari sekarang  (usia sebelum 30 tahun) mereka baru memikirkan bagaimana membuat dana pensiun pada saat mereka usia 40 tahun. Faktanya ketika Anda berinvestasi untuk pensiun dari usia sebelum 30 tahun maka jumlah yang disisihkan jauh lebih kecil dibandingkan Anda memulainya nanti-nanti ketika usia 40 tahun ke atas. Udah Percaya aja deh... 
Tidak lama lagi saya akan muat artikel tentang “Merencanakan Pensiun di Usia Mudagak sabar nunggu kan? Kenapa sih, disini sekarang?
Yaa kalau saya jawab biar anda buka blog saya kembali Muehehe...
7. Tidak membebani hidup dengan utang yang terlalu besar
Pernah gak sih merasakan udah capek-capek kerja koq begini-gini ajja... Gak ada perubahan. Penghasilan koq cuma numpang lewat aja.

Mau jalan-jalan gak bisa, mau liburan gak ada dananya, bisa jadi karena banyak cicilan utang yang harus dibayar keuangan kita makin terhimpit dan gak bisa untuk menikmati hidup. GATOT abiss dah... (ini pengalaman sendiri) hiks..
Nah itu gunanya financial planning, dengan perencanaan keuangan yang benar dan terarah membuat hidup kita lebih nyaman dalam jangka waktu panjang. Supaya tidak trial and error sebaiknya berkonsultasi dengan perencana keuangan independen yang bersertifikat. Untuk sertifikat ini adalah CFP Certified Financial Planner.
8. Punya Perlindungan Kesehatan
Pastinya kita sama-sama setuju dong, udah berlama-lama nabung tapi karena ada masalah kesehatan, misal karena sakit dan harus diopname atau operasi di rumah sakit, akhirnya tabungan kita ludes karena untuk biaya rumah sakit, bahkan harus berutang untuk itu.
Ada baiknya sisihkan 5-10% saja dari penghasilan untuk membeli asuransi kesehatan murni. Saat ini ada BPJS kesehatan yang cukup terjangkau, namun jika anda kurang puas dengan pelayanan dari BPJS Kesehatan, Anda bisa membeli asuransi kesehatan dari provider lain yang nanti akan menambah maanfaat koordinatif dari BPJS kesehatan. Untuk yang sudah punya tanggungan akan sangat bijak jika Anda memiliki asuransi jiwa. Bagaimana menghitung berapa premi yang ideal yang harus dibayarkan dan uang pertanggungan yang tepat dan sesuai. Anda bisa chat dengan comment dibawah...
Tunggu deh balasan dari saya Muehehee...
Nah semoga dengan ini anda tahu apa yang harus dilakukan sebelum usia 30 tahun berikutnya... yang akhirnya Anda dapat menikmati hidup yang lebih berkualitas dan bermanfaat bukan saja untuk diri sendiri namun untuk orang lain :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar